Wahai HT Mengapa Engkau Menyayangkan Penyerangan Kaum Muslimin Atas Syiah Houthi


By: Junaedi Putra

Wahai muqolidun HT. kalian menuduh raja arab dengan tuduhan yang sangat buruk. mereka membunuhi kaum muslimin di yaman kata kalian? tidak, yang mereka serang adalah musuh Allah yang hendak mengkudeta kaum muslimin.

Coba kalian baca fakta ini, musuh Allah inikah yang kalian sebut sebagai "muslim" yang dibunuhi oleh tentara arab?
https://www.facebook.com/BersamaDakwah/posts/10153165802171955

wahai muqolidun HT, kami sudah sangat paham betapa dahsyat cara kalian melakukan cuci otak kepada pengikut kalian. maka sebanyak apapun nasihat yang kalian terima, hanya akan kalian tolak dengan alasan "ah itu hanya kedengkian orang yang tidak suka dengan dakwah syari'ah dan khilafah". hasil cuci otak yang melahirkan pengikut yang memandang suci semua berita yang ada di dalam situs resmi kalian nyaris setara dengan sabda sang nabi. hasil cuci otak yang melahirkan pengikut yang tetap menyanjung tinggi kebenaran situs resmi kalian walau berkali-kali terbukti berdusta, dan akhirnya menghapus artikel di situs resmi kalian sendiri.

lalu kenapa kalian ulangi hal itu kini?
mau sampai kapan kalian begini?
menyelisihi kaum muslimin hanya untuk membela syi'ah.
okelah kami tahu bahwa kalian memang dulu mau membai'at khomeini jadi kholifah namun gagal, dan itu ada di situs resmi kalian sendiri.

Okelah kami tahu bahwa di situs resmi kalian sendiri kalian begitu memuji kitab-kitab dan pemikiran syi'ah.
tapi apakah selamanya kalian begitu mesranya dengan syi'ah sampai meninggalkan kaum muslimin dengan menuduh bahwa tentara arab membunuhi kaum muslimin?

sejak kapan ada istilah dosa warisan dalam islam?

jika kalian benci raja arab sebelumnya, itu hak kalian. tapi bukan hak kalian menyangkutpautkan kesalahan raja arab sebelumnya dengan penghafal qur'an yang kini memimpin arab. itu sungguh tak adil.

perihal raja salman mau mengarahkan senjatanya kemana dulu, itu adalah ijtihad dalam prioritas langkah politik yang akan diambil. dan tidak ada istilah qoth'i dalam hal itu. jika kalian punya ijtihad yang berbeda, tolonglah hargai. tidak perlu sampai memfitnah hanya karena ingin membela syi'ah.

sungguh raja salman bukanlah orang pertama yang merasakan kebusukan lisan kalian.

tapi ingatlah, bahwa tak guna kalian meludah kelangit, karena wajah kalian sendiri yang akan terkena.
tak guna kalian begitu semangat membela syi'ah, karena itu hanya membuat topeng kalian makin terbuka dan peta pergerakan makin jelas.

oya, bagaimana kabar pemimpin HT di Libanon yang dikabarkan sebagai seorang syi'ah?

apa ia masih sehat?
apa pandangannya tentang masalah ini?
ah tidak, aku hanya bergurau, sejak kapan harimau bisa berdamai dengan buruannya?
sungguh ini bukan kali pertama aku mengingatkan kalian. lewat FB sudah, datang ke markas besar kalian dan menyampaikan langsung ke ulama kalianpun sudah. namun kalian tetap juga tidak berubah.
ingatlah bahwa setelah dunia ini ada akhirat tempat pertanggungjawaban.

tidakkah kalian takut kepada Allah yang akan meminta pertanggungjawaban atas setiap kedustaan , kebencian, dan fitnah yang kalian sebarkan?

tidakkah kalian takut jika pengikut kalian membenci kalian di akhirat kelak atas semua kebohongan yang mereka perjuangkan seperti sabda nabi itu?
ittaqullah ya Muqolliduun HT DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. https://konsultasi.wordpress.com/2014/04/03/bagaimana-pandangan-hizbut-tahrir-terhadap-syiah/.

    lain kali jangan spekulasi ya, blog bagus begini jadi jomplang di isi sama sampah kaya begini, kalo di facebook status sih wajar, nyari trafik pake cara yang nggak halal.

    ReplyDelete
  2. Baca Artikel ini aroma nya dengki... kenapa nggak ditanyakan kepada yg bersangkutan alasannya seperti apa. Kecenderungan su'udzon dan mengajak yg baca ikut mendengki tanpa tahu kebenarannya seperti apa. Istilah kebusukan dan tuduhan cuci otak sangat jauh dari kata yg arif dan bijak

    ReplyDelete