Warga Kepulauan Seribu : "Kami Saksi Mata Ahok Menista Qur'an" Teriaknya Diatas Mobil Komando


Massa Anti-Ahok terus berupaya melakukan orasinya untuk mendesak majelis hakim untuk segera memenjarakan Ahok dalam kasus penistaan agama, Selasa (16/1/2017).

Berbagai elemen masyarakat seperti Parmusi (Persatuan Muslimin Indonesia), Aliansi Mahasiswa Muslim bahkan perwakilan dari warga Kepulauan Seribu ikut menyuarakan aspirasi mereka untuk menuntut Ahok untuk segera dihukum.

Puluhan perwakilan dari Kepulauan Seribu ini datang untuk menyampaikan bahwa mereka tidak mendukung Ahok seperti yang disampaikan berbagai media, yang memberitakan bahwa warga kepulauan seribu mendukung ahok. "Saya menyampaikan bahwa kami warga kepulauan seribu tidak mendukung Ahok, untuk itu kami datang kesini untuk menyampaikan hal tersebut," kata Ghazali Warga Kepulauan Seribu saat menyampaikan orasinya diatas mobil komando, Selasa (16/1).

Perwakilan dari warga Kepulauan Seribu ini membawa sebuah lembaran kertas yang ditulis mengunakan tinta hitam yang bertuliskan bahwa "kami adalah saksi mata bhwa Ahok menista Al Qur'an".

"Kami ini tersinggung dengan apa yang dilalukan Ahok, sehingga kami disini tidak hanya sendiri, kami datang bersama warga Kepulauan Seribu lainnya, kami juga membenarkan pernyataan ahok itu benar bahwa ia menistakan agama sehingga kami mohon diadili seadil-adilnya," katanya.

Pantauan Warta Kota, aliansi Pendakwah Islam juga menebar sepanduk yang bertuliskan "Demi Rasa Keadilan, Mendesak Hakim Untuk Segera Menahan Ahok", spanduk ini ditempatkan dibeberapa titik sekitaran lokasi massa yang berkumpul.

Selain itu massa juga melakukan tandan tangan bersama disebuah spanduk kosong sebagai bentuk aspirasinya agar majelis hakim segera menahan Ahok.

Desakan untuk segera menahan Ahok ini dilakukan lantaran saksi dan bukti yang ada seharusnya sudah dapat mengantar Ahok kejeruji besi.

"Bukti sudah ada, saksi sudah ada, tapi kenapa Ahok sampai sekarang belum juga ditahan, kami harap majelis hakim bisa mewujudkan rasa keadilan, beberapa permasalah terkait penistaan agama selalu dijebloskan ke penjara tapi kenapa ahok tidak dijebloskan ke penjara," kata seorang orator di mobil komando.
DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment